Jasa Maklon Essential Oil

Essential oil atau minyak esensial merupakan salah satu jenis minyak alami yang banyak digunakan untuk tujuan pengobatan maupun terapi. Minyak esensial sendiri dibuat dengan cara mengekstrak jenis tumbuhan tertentu. Bisa dari akar, daun, bunga, batang maupun buahnya. Dikenal dengan nama lain minyak atsiri, essential oil kini banyak dipilih orang sebagai produk untuk menjaga kesehatan tubuh secara mandiri tanpa harus repot apalagi mengeluarkan biaya besar.

Bagi para pengusaha di tanah air, bisnis produksi essential oil adalah sebuah ladang yang menjanjikan. Menurut The International Federation of Essentials Oil and Aroma Trades (IFEAT) tahun 2019, Indonesia sangat diperhitungkan dalam sektor industri minyak esensial. Ini karena kita memiliki bahan baku berkualitas terbaik. Minyak cengkeh, minyak pala hingga minyak serehnya sudah diakui dunia. Dengan bahan baku terbaik, pebisnis essential oil kini tidak hanya bisa menargetkan pasar lokal, tapi juga internasional.

Jenis-jenis Essential Oil dan Cara Penggunaannya

Setelah mengetahui apa itu essential oil, saatnya mengenal lebih jauh tentang jenis dan cara penggunaannya. Berdasarkan ingredients-nya, essential oil terbagi menjadi 2 yakni essential oil tunggal dan essential oil campuran (blend EO). Minyak esensial tunggal biasanya diambil dari satu jenis tanaman saja. Pilihan yang paling populer antara lain adalah minyak esensial lavender, peppermint, lemon, eucalyptus, tea tree, chamomile dan Frankincense.

Minyak esensial campuran atau blend EO merupakan campuran yang dibuat dari beberapa jenis esensial. Contoh dari blend EO yang banyak ditemukan di pasaran adalah aromaterapi. Minyak aromaterapi umumnya dibuat dengan campuran antara 2 hingga 5 jenis minyak esensial berbeda untuk mendapatkan manfaat maksimal yang diharapkan.

Karena memiliki konsentrasi yang tinggi, penggunaan essensial oil biasanya dilakukan dengan cara mencairkan (dilute) atau disebarkan (diffuse). Pencairan minyak esensial dilakukan jika akan digunakan pada permukaan kulit. Takaran yang disarankan adalah dengan memasukkan minyak esensial sebesar 2% dari jumlah cairan pencampur. Anda bisa memilih beragam pencampur mulai dari air, minyak kelapa, minyak zaitun, minyak rosehip hingga minyak biji anggur.

Penggunaan minyak esensial dengan cara diffusing atau menyebarkan dilakukan jika Anda ingin mendapatkan aromanya. Pengguna dapat langsung menghirup aroma dari botolnya (dengan jarak tertentu), mengoleskannya ke tangan, menggunakan inhaler khusus, membuat diffuser sendiri atau menggunakan humidifier.

Kegunaan Minyak Esensial

Setiap jenis minyak esensial pada dasarnya memiliki kegunaan masing-masing. Essential oil untuk flu misalnya adalah minyak thyme, eucalyptus, tea tree dan chamomile. Ekstrak thyme memiliki kandungan antibakteri yang mampu meringankan infeksi saluran pernapasan. Sementara chamomile dapat meringankan gejala flu.

Minyak eucalyptus tidak hanya bisa mengatasi flu tapi juga dapat digunakan sebagai essential oil untuk batuk. Selain itu, ekstrak kayu manis, rosemary dan bergamot juga memiliki efek yang sama yakni meringankan gejala batuk.

Selain memiliki manfaat kesehatan secara umum, minyak esensial juga diketahui memiliki berbagai kegunaan untuk bayi. Pilihan essential oil untuk bayi paling aman adalah ekstrak chamomile (dapat mengatasi susah tidur dan kolik pada bayi), eucalyptus (dapat menjadi essential oil untuk bayi batuk pilek), tea tree (mengatasi ruam popok dan infeksi jamur) dan lain sebagainya.

Perlu diingat bahwa penggunaan essential oil pada bayi harus memenuhi aturan tertentu. Beberapa jenis minyak tidak boleh digunakan pada bayi di bawah 3 bulan dan beberapa jenis lainnya hanya boleh digunakan oleh bayi yang usianya sudah di atas 2 tahun.

Bagi ibu hamil, essential oil juga memiliki sejumlah manfaat. Penggunaannya sendiri disarankan dilakukan saat memasuki trisemester kedua dan ketiga. Minyak esensial yang aman digunakan pada tiga bulan kedua dan terakhir antara lain adalah lavender, chamomile dan ylang-ylang. Ketiganya mampu memberikan efek tenang, relaks dan membantu tidur lebih nyenyak. Essential oil untuk ibu hamil lainnya seperti lime, lemongrass, tea tree, sandalwood dan lain sebagainya.

Meningkatnya kesadaran orang akan kesehatan membuat permintaan terhadap essential oil semakin besar. Ini tentu akan menjadi sebuah peluang bisnis yang menjanjikan. Sayangnya, biaya produksi minyak atsiri hingga sekarang masih cenderung tinggi. Terlebih bagi Anda yang ingin memiliki brand sendiri.

Bersama Essenza, itu bukan lagi masalah. Kami menyediakan jasa maklon essential oil bagi Anda yang ingin memproduksi minyak esensial dengan brand Anda sendiri namun memiliki modal terbatas.

Konsultasikan semuanya dengan tim kami dan wujudkan impian Anda menjadi produsen essential oil ternama di tanah air!